Thursday, March 01, 2007

Membangun Web Server di FreeBSD

Membangun Web Server di FreeBSD


Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows.


Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project.


Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP.


1. Download


Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.


Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.


Apache versi terakhir dapat didownload di http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror.


2. Instalasi


2.1. Install MySQL


Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.


$ cd /usr/ports/database/mysql51-server

$ sudo make install

$ sudo portupgrade -rR mysql51-server


Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.


Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:


mysql_enable = “YES”


Copykan file konfigurasi MySQL:


$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf

$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf


Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.


$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start


Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax | grep mysql:


678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql

701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql


Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:


$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’


Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.


$ mysql -u root -p

Enter password:

Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.

Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22


Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.


mysql> \q

Bye


2.2. Install OpenSSL


Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.


$ cd /usr/ports/security/openssl

$ sudo make install clean


Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:


$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}


Kemudian generate private key 1024-bit:


$ cd /usr/local/openssl

$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024


Ubah permission untuk direktori private menjadi:


$ sudo chown -R root:wheel private

$ sudo chmod -R 600 private

$ sudo chmod u+X private


Generate Certificate Signing Request (CSR) File:


$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr


Country Name (2 letter code) [GB]: ID

State or Province Name (full name) [Some-State]: Propinsi

Locality Name (eg, city) []: Kota

Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama Usaha

Organizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha Perusahaan

Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.com

Email Address []: postmaster@namadomain.com


Please enter the following ‘extra’ attributes

to be sent with your certificate request

A challenge password []: masukkanpassword

An optional company name []:


Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:


$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key


Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL.


2.3. Install Apache


Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.


$ cd /home/users

$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2

$ cd httpd-2.2.3

$ ./configure \

–prefix=/usr/local/apache2 \

–enable-rewrite \

–enable-dav \

–enable-ssl \

–with-ssl=/usr/local \

–enable-vhost-alias \

–with-included-apr

$ make

$ sudo make install


Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:


–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.

–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.

–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.

–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.

–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.

–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.

–with-included-apr: Install apr. APR atau Apache Portable Runtime pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source.


2.4. Install PHP


Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:


- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)

- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)

- gd (/usr/ports/graphics/gd)

- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)


Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.


$ cd /home/users

$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2

$ cd php-5.2.0

$ ./configure \

–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \

–with-mysql=/usr/local \

–with-openssl=/usr/local \

–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \

–with-png-dir=/usr/local/lib \

–with-gettext=/usr/local/lib \

–with-gd \

–with-zlib \

–with-xml \

–with-mcrypt=/usr/local/lib \

–enable-mbstring=all \

–disable-short-tags

$ make

$ make install


Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:


–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.

–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.

–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.

–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.

–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.

–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.

–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.

–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.

–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.

–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.

–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.

–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek <? pada script PHP.


Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.


Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.


$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php

$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php


Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:


<IfModule !mpm_netware_module>

User www

Group www

</IfModule>


ServerAdmin hostmaster@namadomain.com

ServerName www.namadomain.com:80

<IfModule dir_module>

DirectoryIndex index.html index.php

</IfModule>


<IfModule mime_module>

TypesConfig conf/mime.types

AddType application/x-compress .Z

AddType application/x-gzip .gz .tgz

AddType application/x-httpd-php .php

AddHandler cgi-script .cgi

</IfModule>


Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:


Include conf/extra/httpd-autoindex.conf

Include conf/extra/httpd-userdir.conf

Include conf/extra/httpd-vhosts.conf

Include conf/extra/httpd-dav.conf

Include conf/extra/httpd-default.conf

Include conf/extra/httpd-ssl.conf


Selanjutnya ubah permission direktori Apache:


$ cd /usr/local


Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel


$ sudo chown -R root:wheel apache2


Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.


$ sudo chmod 755 apache2


Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:


$ sudo chmod -R 600 apache2/*


Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:


$ sudo chmod -R u+X apache2

$ cd apache2


Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:


$ sudo chmod -R u+x bin


Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.


$ sudo chgrp -R www cgi-bin

$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin


Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.


$ sudo chgrp -R www icons

$ sudo chmod -R g+rX icons


Ubah juga permission direktori logs:


$ sudo chgrp -R www logs

$ sudo chmod g+wX logs


Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.


$ sudo chgrp -R www htdocs

$ sudo chmod -R g+rX htdocs


Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: Apache-2 FreeBSD Startup Script


Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:


apache2_enable=”YES”

apache2_flags=”-DSSL”


Ubah permission file start up script menjadi:


$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh


Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:


$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start


Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:


$ ps ax | grep httpd


33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL

33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL

33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL

33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL


Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.


3. Referensi



  1. http://www.bowe.id.au/michael/isp/webmail-server.htm#MYSQL

  2. http://httpd.apache.org/docs/2.2/

  3. http://www.google.co.id

0 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More